11 Buah Tropis Yang Eksotis dan Enak

Bookmark and Share
Buah Tropis Bentuknya emang aneh-aneh kadang tidak lazim, dan seperti menakutkan, tapi jangan salah buah-buah tropis biasanya walaupun bentuknya aneh enak rasanya dan menjadi buah yang paling banyak di cari di seluruh dunia karena eksotis dan rasanya.

Beruntung kita ada di daerah tropis jadi buah-buah yang bagi orang lain langka bagi kita sudah biasa, berikut buah Tropis Yang Eksotis dan Enak.

1. Melon Tanduk [The Horned Melon]

Terrific_Tropical_Fruits_.jpg (600×600)

Banyak terdapat di Gurun Kalahari Afrika, orang Afrika mengenalnya sebagai Melon Bertanduk, karena melon tersebut seperti timun yang memiliki duri atau bahkan seperti bertanduk. Tumbuh di seluruh dunia di era modern, dan sering terlihat di Selandia Baru, Australia, Chili dan California, Amerika Serikat. ketika melon dibelah ia memiliki warna kehijauan, baik bau dan selera mirip seperti mentimun dan bahkan mirip juga seperti buah markisa. warga negara AS menyebutnya sebagai 'Blowfish Fruit', sering digunakan untuk hiasan makanan dan pencampuran sebagai smoothie dan sundae, ketika mencari untuk menciptakan sesuatu yang menyegarkan.

2. Buah Yangmei

Yangmei.jpg (800×600)

Buah Yangmei terdapat di Cina Daratan, atau dikenal dengan nama strawberry Cina. Buah tersebut hanya ada jika memang ada pada saat musim-nya, mirip seperti di Indonesia, misalnya musim buah mangga, rambutan dsb. Cita rasa buah ini mirip seperti buah strawberry tetapi buah Yangmei cenderung lebih manis ketimbang buah Strawberry. Penggunaan utama untuk jenis pohon adalah untuk keperluan pajangan, di taman dan kebun.

3. Buah Durian

Durian.jpg (800×600)

Banyak wisatawan asing (diluar Asia Tenggara) yang kurang begitu menyukai buah durian yg disebabkan karena bau yang sangat menyengat, bahkan buah durian buat sebagian orang eropa/amerika dianggap sebagai makanan yang ekstrim untuk dimakan. Sebenarnya Durian memilki daging buah yang besar maka dari itu sering disebut sebagai "King of Fruit" Dari sekian banyak jenis durian yang tumbuh di Asia Tenggara hanya sekitar 33% jenis durian yang bisa di konsumsi

4. Buah Belimbing

Carambola.jpg (800×386)

Belimbing adalah buah yang tumbuh di kebanyakan negara Asia Tenggara, meskipun bisa ditanam dinegara yang berudara tropis. Buah yang mempunyai ciri khas seperti bintang, ini buah yang manis dan populer kaya vitamin C dan anti oksidan, sementara yang rendah dalam asam, gula dan natrium, namun cukup lezat untuk dimakan.

5. KumQuat Cina 

kumquats.jpg (800×478)

Buah yang menurut mitos berasal dari Cina, Kumquat adalah buah dimakan relatif kecil, yang terlihat seperti sebuah jeruk, dan berasal dari pohon yang jauh terkait dengan keluarga Citrus. Biasanya dimakan mentah, Kumquats juga digunakan dalam jeli, marmelade, dan dalam pembuatan minuman keras beralkohol. Orang Taiwan suka menambahkan KumQuat ke teh, dipercaya bahwa Kumquats, direbus dalam air, dapat membantu menyembuhkan penyakit tenggorokan.

6. Buah Leci

lychees.jpg (742×600)

Leci adalah buah-buahan dari genus Litchi dari famili lerak-lerakan Sapindaceae. Pohon lici tumbuh di iklim tropis. Buah ini umumnya ditemukan di Cina, India, Madagaskar, Nepal, Bangladesh, Pakistan, Taiwan bagian selatan dan tengah, Vietnam utara, Indonesia, Thailand, Filipina, Afrika Selatan dan Meksiko. Buah ini berbau wangi dan manis.

7. Nangka


Nangka tumbuh dengan baik di iklim tropis sampai dengan lintang 25˚ utara maupun selatan, walaupun diketahui pula masih dapat berbuah hingga lintang 30˚. Tanaman ini menyukai wilayah dengan curah hujan lebih dari 1500 mm pertahun di mana musim keringnya tidak terlalu keras. Nangka kurang toleran terhadap udara dingin, kekeringan dan penggenangan.


Dari segi sifat-sifat buahnya, umum mengenal dua kelompok besar yakni:

1. nangka bubur (Indonesia dan Malaysia), yang disebut pula sebagai khanun lamoud (Thailand), vela (Srilangka) atau koozha chakka (India selatan); dengan daging buah tipis, berserat, lunak dan membubur, rasanya asam manis, dan berbau harum tajam.

2. nangka salak (Ind.), nangka belulang (Mal.), khanun nang (Thai), varaka (Srilangka), atau koozha pusham (India selatan); dengan daging buah tebal, keras, mengeripik, rasa manis agak pahit, dan tak begitu harum.
Nangka dapat berkimpoi silang dengan cempedak secara alami. Hasil silangannya dinamai nangka cempedak.

Nangka diyakini berasal dari India, yakni wilayah Ghats bagian barat, di mana jenis-jenis liarnya masih didapati tumbuh tersebar di hutan hujan di sana. Kini nangka telah menyebar luas di berbagai daerah tropik, terutama di Asia Tenggara.

8. Buah Naga

Pitaya.jpg (800×600)

Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari.

Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).

9. Buah Rambutan

220px-Rambutans_by_Muhammad_Mahdi_Karim.jpg (220×220)

Rambutan adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata "rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut.

Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia , Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.

Buah rambutan terbungkus oleh kulit yang memiliki "rambut" di bagian luarnya (eksokarp). Warnanya hijau ketika masih muda, lalu berangsur kuning hingga merah ketika masak/ranum. Endokarp berwarna putih, menutupi "daging". Bagian buah yang dimakan, "daging buah", sebenarnya adalah salut biji atau aril, yang bisa melekat kuat pada kulit terluar biji atau lepas ("rambutan ace"/ngelotok).

10. Buah Manggis

Mangosteen.jpg (566×600)

Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter. Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis dalam perdagangan dikenal sebagai "ratu buah", sebagai pasangan durian, si "raja buah".

Manggis berkerabat dengan kokam, asam kandis dan asam gelugur, rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera.

11. Buah Mengkudu

noni-fruit.jpg (350×599)

Mengkudu (Basa Aceh: keumeudee, Jawa: pace, kemudu, kudu); cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa Tonga), ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Ach (bahasa Hindi),

Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih. Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.

Secara tradisional, masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa. Mengkudu (keumeudee) karena itu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...